Kutim Godok RPJMD 2016-2021, Diharapkan Bawa Pemerataan ke Desa

KLIKSANGATTA.COM - Bupati Kutai Timur Ismunandar didampingi Wakil Bupati Kasmidi Bulang resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kutai Timur 2016-2021, di ruang Damar Kantor Bupati Kutai Timur, Kamis 1 Mei 2016 kemarin.

Musrembang merupakan arena strategis bagi para pihak dalam merumuskan perencanaan pembangunan secara kalaboratif dengan melibatkan tiga pilar yakni pemerintahan daerah, masyarakat dan kalangan swasta.

Begitupun dalam mematangkan rancangan RPJMD, para pemangku kepentingan dapat melakukan klarifikasi kesepakatan dan perencanaan akhir RPJMD.

Dalam sambutannya, Ismunandar mengungkapkan dalam rancangan pembangunan Kabupaten Kutai Timur 2016 diharapkan terfokus pada pada visi misi agrobisnis dan agroindustri.

gambar



Untuk rancangan pembangunan infrastruktur pada akses ibukota, Ismu menyebutkan, kecamatan juga diharapkan dapat menjadi skala proritas pembangunan, termasuk sarana dan prasarana penunjang atau kebutuhan dasar masyarakat seperti listrik dan air bersih.

Menurutnya, mewujudkan percepatan pembangunan dan penanggulangan kebutuhan tersebut, diperlukan peran aktif desa sebagaimana memanfaatkan forum desa sebagai penampung gagasan dan ide-ide pemikiran masyarakat di daerah.
"Seperti di Kecamatan Muara Ancalong, sumur bor dimanfaatkan disana. Inilah peran Kepala Desa juga untuk mengupayakan sarana kebutuhan mendasar itu," ungkap Ismu.

Untuk fasilitas kesehatan, lanjutnya, juga harus menjadi perhatian. Peningkatan pembangunan dan rehabilitasi Puskesmas, serta rumah sakit semua dapat terakomodir.

"Kita inginkan semuanya bisa selesai di tahun 2017 nantinya, termasuk sarana pendukungnya seperti perumahan dokter dan tenaga medis," katanya.

Kepala Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) Kutim, Suprihanto, mengungkapkan partisipasi RPJMD yang menjadikan desa sebagai subjek pembangunan adalah menyelaraskan program pembangunan dengan visi misi Bupati Kutai Timur serta menjadi isu strategis untuk melahirkan rancangan prioritas pembagunan.

"Kalau dulu masyarakat hanya sebagai obyek. Kini masyarakat menjadi subyek pembangunan," ungkapnya.

Hari ini, Musrenbang RPJMD Kutim 2016-2021 memasuki hari kedua. Setiap pejabat Pemkab seperti asisten, kepala bagian serta pimpinan SKPD dan badan/lembaga menghadiri agenda tersebut. Diundang pula DPRD Kutim, unsur FKPD, akademisi dan tokoh masyarakat dalam kegiatan tersebut. (*)sumber : KLIKSANGATTA.COM

Ekspos

Berita

Agenda